KUNCI KEBERHASILAN DALAM HIDUP

BERHASIL itulah kata yang bisa membuat diri kita terkadang puas.Dan kepuasan itulah yang bisa membuat kita berhenti sampai disini aja serta membuat kita lupa akan segalanya,apalagi jika sudah ada masuknya sanjungan terhadap keberhasilan kita secara berlebihan.Tapi apa sebenarnya kunci yang membuat kita bisa berhasil?Menurut Islam keberhasilan itu ada kuncinya,seperti yang pernah saya baca dari artikel bapak Adhin Busro.

Ada 3 kunci keberhasilan
1. Man Jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil
2. Man shobaro zafiiro, siapa yang bersabar akan beruntung
3. Man saaro ‘alaa darbi washola, siapa yang berjalan di jalur_Nya akan sampai

Mari sama-sama istiqomah tuk meraih keberhasilan.
Benar sekali apa yang beliau sampaikan. Man Jadda wa jadda, Siapa yang sungguh-sungguh akan berhasil.. Kalau belum berhasil berarti belum sungguh-sungguh. Yakin Allah akan merubah nasib kita sepanjang dengan sungguh-sungguh mau mengubah keadaan pada diri kita.. Jangan membiasakan diri melihat kesalahan dari luar, tetapi biasakan untuk melongok ke dalam, supaya ke depan ada perbaikan. Apa yang kita usahakan keuntungannya untuk diri kita sendiri, maksiat apa yang kita lakukan maka dosanya juga untuk diri kita sendiri..

Allah swt Berfirman; “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Berusaha dan terus berusahalah, jangan menyerah kepada nasib.. Yakin akan gambaran akhir impian kita. Yakin Allah bersama kita, maka bawalah namanya dalam hati sanubari, agar senantiasa hidup dan usaha kita mendapat kemudahan dan jalan yang benar.

Pasti ada saatnya jika kita bersungguh-sungguh maka nasib akan menyerah kepada kita.. Yakin akan Kuasa_Nya.. Dia Kuasa memelihara langit, Kuasa mengganti siang menjadi malam tentunya akan jauh lebih mudah merubah hidup kita dari kekurangan menjadi kaya dan berlimpah. Jika kita menjalani hidup dengan mantap dan yakin akan Kuasa Tuhan, niscaya gaung kesuksesan akan terdengar jelas di dalam sanubari.. Tinggal masalah waktu saja.. Makanya isi waktu dengan doa dan ikhtiar semaksimal mungkin supaya gaung kesuksesan tersebut segera menjadi nyata..

Man shobaro zafiiro, Maka bersabarlah karena barang siapa bersabar maka akan beruntung. Siapa yang sabar akan ditolong. Tentunya bersabar dalam segala hal baik berupa ujian, rintangan, musibah, kehilangan, bangkrut dll. Sabar setelah berusaha dengan maksimal. Barangkali kita mengalami banyak rintangan di dalam menggapai impian itu sudah biasa.. Jika kita sabar maka didepan ada keberuntungan dan pertolongan. Jika kita tidak sabar maka keberuntungan dan pertolongan itu tidak akan datang.. Ini seperti sebuah mata rantai/siklus seperti halnya “Setelah kesulitan ada kemudahan”.. Mata rantai itu tidak akan terpisahkan, dimana yang satu muncul akan diikuti oleh yang lainnya.. Ibarat ada asap ada api. Jika kita melihat asap maka yakin bahwa ada api di sumbernya.. Yakin ini adalah sebuah rumus atau sunnatullah

Allah swt Berfirman; “Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan ganjaran/pahala mereka tanpa batas.” (Az Zumar: 10)

Man saaro ‘alaa darbi washola, Barang siapa yang berjalan di jalur_Nya pasti akan sampai. Jalur apa saja.. Apakah jalur dunia atau akherat.. Mau memperlancar rezeki ada jalurnya, mau masuk surga juga ada jalurnya, mau dua-duanya ada jalurnya juga..

Semua kunci hidup ini sebenarnya sudah ada.. Tuhan sudah memberitahukan kepada kita, tinggal kitanya mau percaya dan mengamalkannya atau tidak.. Jika percaya maka Janji Tuhan itu pasti, jika tidak percaya maka balasannya untuk kita juga. Tuhan tidak hendak menzalimi hamba-hamba_Nya, tetapi kitalah yang menzalimi diri kita sendiri.. Wallahu A’lam

Allah swt Berfirman; “Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya.” (QS Fussilat 46)

 

- IKLAN -

Comments are closed.